Connect with us

Bertemu dengan Presiden Afrika Selatan, Mega Bicara Bung Karno

Politik

Bertemu dengan Presiden Afrika Selatan, Mega Bicara Bung Karno

Afrika Selatan memiliki kedekatan emosional dengan Bung Karno.

Presiden kelima Indonesia Megawati Sukarnoputri menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma atas penghargaan untuk ayahnya, Sukarno. Presiden pertama Indonesia itu dianugerahi Order of the Companions of OR Tambo dari Afsel pada April 2005 silam.

Megawati mengutarakan hal tersebut usai menjamu Zuma di kediamannya, Menteng, Jakarta, Rabu (8/3). Ia menilai, penghargaan yang pernah diraih Sukarno merupakan sebuah kehormatan bagi Indonesia.

Tak hanya Sukarno, Afsel juga memberikan penghargaan serupa kepada Muhammad Yusuf al-Maqassari alias Abadin Tadia Tjoessoep alias Sheikh Yusuf. Penyebar ajaran Islam pada abad ke-17 itu mendapatkan anugerah itu lima bulan setelah Sukarno.

“Afrika Selatan telah memberikan penghargaan kepada dua orang Indonesia,” tutur Megawati usai bertemu Zuma.

Megawati mengatakan, ketika ia berkunjung ke Afsel tahun 2002, dia pernah mengusulkan pendirian masjid di sebuah wilayah yang bernama Kampung Makasar. Ia berkata, kampung itu merupakan pengingat yang digagas negarawan Afsel Nelson Mandela atas sumbangsih Syekh Yusuf untuk komunitas setempat.

“Atas perjuangannya, Syekh Yusuf mejadi salah satu pahlawan untuk Afrika Selatan,” kata Megawati.

Zuma berada di Jakarta untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Asosiasi Negara Lingkar Samudra Hindia (Indian Ocean Rim Association). Sekretaris Jendral DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, kehadiran Zuma ke kediaman Mega merupakan kunjungan balasan pemerintah Afsel atas kedatangan Mega ke Afsel saat menjadi orang nomor satu Indonesia.

Ketika menjabat, Mega pernah bertemu dengan dua Presiden Afsel, yakni Nelson Mandela dan Thabo Mbeki. “Kunjungan ini inisiatif Presiden Zuma,” kata Hasto.

Order of the Companions of O. R. Tambo adalah penghargaan presiden Afsel untuk warga negara lain yang telah berperan besar untuk masyarakat negara tersebut.

Anugerah itu diambil dari nama Oliver Tambo, seorang tokoh anti-apartheid yang menghabiskan waktu bertahun-tahun menjadi eksil. Sejak 2002, puluhan tokoh dari berbagai bidang dan negara telah mendapatkan penghargaan tersebut.

Sumber: CNN Indonesia

Redaksi Marhaen

Redaksi situs Marhaen.org

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya di Politik

5 Teratas

To Top